1.Kesenangan hidup atau kehidupan dunia.
2.Hawa nafsu kita sendiri, dialah musuh jahat yang tertangguh. Menunjuk hadist riwayat Ibnu Abbas ra, Nabi Muhammad SAW, bersabda : “Sejahat-jahat musuhmu atau yang paling berbahaya adalah nafsumu sendiri, ia bersarang diantara dua tulang rusukmu (lambung).”
3.Setan bangsa jin, maka berlindunglah kepada Allah SWT dari perdayanya.
4.Setan bangsa manusia, maka berhati-hatilah dalam menghadapinya, ia lebih ganas menyerangmu dibandingkan dengan setan bangsa jin. Sebab setan bangsa jin dalam menyerang, senjatanya hanya bisikan saja, tapi setan bangsa manusia dalam menyesatkan, secara nyata atau terang-terangan dan dengan bertatap muka, bahkan dengan bantuan (apa saja hajat hidupnya).” (Tambihul Ghafilin)

Wahab bin Manbah bercerita : “Allah SWT menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad SAW supaya menjawab pertanyaan apa saja yang bakal dikemukakan oleh beliau. Ia datang dengan bentuk seorang tua bagus dan rapi tengah memegang tongkat. Tanya Nabi Muhammad SAW : “Siapa kamu?” Jawabnya : “iblis”. “Kenapa berani datang kemari?” Jawabnya : “Aku disuruh Tuhan supaya menjawab pertanyaan apa saja darimu”. Tanya Nabi Muhammad SAW : “Hai iblis berapakah musuhmu dari umatku? Jawabnya : “15 orang yaitu :
1. Engkaulah hai Muhammad,
2. Imam/pemimpin masyarakat yang berlaku adil,
3. Orang kaya yang suka merendahkan diri/tawadhu,
4. Pedagang yang shadik/jujur,
5. Orang ‘alim yang shalatnya khusyu’,
6. Orang mukmin yang suka menasehati (kawan sesamanya),
7. Orang mukmin yang berbelas kasihan terhadap sesamanya,
8. Orang bertaubat dan selalu bertaubat sampai mati,
9. Orang yang berhati-hati dari hal-hal yang haram,
10. Orang mukmin yang senantiasa suci/punya wudhu terus,
11. Orang mukmin yang sering bersedekah,
12. Orang mukmin yang bagus budi/akhlaknya,
13. Orang mukmin yang berguna bagi masyarakat,
14. Penghafal Al-Qur’an yang langgeng/mudawamah dalam membacanya,
15. Orang yang suka bertahajud/shalat malam, di waktu orang-orang tidur pada umumnya.
Kemudian Nabi Muhammad SAW bertanya lagi kepada iblis : “Berapakah kawanmu dari umatku? Jawabnya : “10 orang, yaitu :
1. Seorang hakim yang berat sebelah/tidak adil,
2. Orang kaya yang berlaku sombong,
3. Pedagang yang suka khianat,
4. Peminum arak,
5. Orang yang suka memutus hubungan persaudaraan,
6. Penghimpun harta riba,
7. Penyantap harta anak yatim,
8. Orang yang suka mengabaikan shalat alias gegampang dan gegabah dalam shalat,
9. Orang yang tidak mau membayar zakat hartanya,
10. Orang yang sering melamun/berkhayal Sahut iblis : “Mereka itulah saudara/family dan kawan-kawanku”.
(Dikutip dari Tambihul Ghafilin).

Sumber : Tarjamah Duratun Nasihin oleh Ust.Abu H. F. Ramadlan BA. “Yaa Allah tolong ajari kami untuk selalu mencintaimu, karena Engkau sangatlah mencintai kami, hingga kami merasa malu akan hal itu”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar