Hari
Kamis ini Baim semangat sekali berangkat ke pengajian. Karena di setiap hari
Kamis adalah jadwalnya mata pelajaran Sejarah Islam. Kali ini Kak Ismail guru
ngaji Baim bercerita tentang fitnah terbesar yang akan ada di akhir zaman,
yaitu kemunculan dari Dajjal, yang tandanya sudah banyak sekali di zaman
sekarang. Baim sangat antusias dan fokus dalam mendengar cerita itu. Lalu ada
dua hal yang menjadi fokus Baim tentang tanda-tanda kemunculan Dajjal. Setelah
pengajian selesai Baim bergegas pulang, untuk memberitahu pada orangtuanya
tentang rencananya dalam menghalau fitnah Dajjal terhadap diri dan keluarganya.
Namun
di tangga yang menuju lantai bawah Masjid, dia bertemu dengan temannya, Yaya.
Yaya yang kebetulan orangtuanya bekerja di perusahaan air milik Negara,
termenung memikirkan bagaimana Danau Tiberias yang sekarang berada di daerah
territorial Israel agar volume airnya kembali banyak dan melimpah. Karena salah
satu tanda kemunculan Dajjal adalah mengeringnya air di Danau Tiberias. Baim
yang meliat temannya kebingungan itu hanya berpesan singkat, kalo kita memang
gak bisa memperbanyak kembali volume air di Danau Tiberias, tapi kita bisa
memperbanyak keimanan kita kepada Allah SWT sebelum saat itu muncul. Yaya yang
mendengar jawaban dari Baim itu menjadi sedikit lega.
(Photo Danau Tiberias saat ini)
Kemudian
Baim melanjutkan perjalanannya ke rumah. Di rumah Baim langsung meminta agar
ikut les Bahasa Arab dan keluarganya juga diminta untuk ikut les Bahasa
tersebut. Saat Ibunya bertanya untuk apa kita semua iku les Bahasa Arab. Dengan
senyuman khas Shahrukh Khan, Baim menjawab.
“Supaya
kita bisa pindah ke Mekkah atau Madinah, karena hanya dua kota itu yang tidak
bisa dimasuki oleh Dajjal.”
*Yaa
Allah lapangkanlah ummat Islam dari himpitan kesedihan dan kesusahan*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar