Rabu, 09 Desember 2015

Kepada Para Sahabat Indorent

Ini adalah ucapan perpisahan ane di saat hari terakhir kerja di Indorent, selain kalimat-kalimat di bawah ini yang ane kirim lewat email yang ane tulis di badan email. Ada ucapan perpisahan lain berupa cerita ane selama di Indorent. Tapi untuk postingan kali ini ane kasih dulu ucapan perpisahannya. Ane buat semua ini hanya untuk mereka yang berharga, yang membuat ane selalu tertawa dan menangis jika mengingat masa-masa bersama mereka. This is it.



Kepada para sahabat Indorent...
Hari ini adalah hari terakhir ane menjadi salah satu pasukan berani mati dikantor ini
Maaf jika ada salah kata maupun perbuatan yang kurang berkenan selama ane bekerja
Kurang lebih ane sudah bekerja di kantor ini selama 3 tahun
Ibarat bayi, usia 3 tahun itu sedang lucu-lucunya
Jangankan meliat mereka tertawa, meliat mereka pup aja, kita pasti gemes
Tapi tunggu, tiga puluh tiga tahun kemudian
Yang terjadi pasti sebaliknya, jangankan meliat mereka pup
Meliat mereka tertawa aja terkadang kita geli
Oleh karena itu ane memutuskan untuk berpindah
Dan mungkin memang saatnya juga untuk berpindah
Karena senyaman apapun kita pada suatu tempat
Jika itu bukan tempat terakhir kita, kita pasti akan berpindah

Kepada para sahabat Indorent...
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Entah diiginkan atau dalam bentuk apapun itu
Perpisahan pasti akan ada
Maka kenanglah jika ada yang pantas untuk dikenang
Karena jika mati, manusia hanya akan ada dalam kenangan oranglain

Emang siih, kenangan terhadap kebersamaan pasti masih sering mengganggu di awal-awal
Sudut ruangan yang pernah kita lalui bersama mungkin gak akan lagi terasa sama
Jika ada sahabat lain yang belum tau bertanya, “Si Abi kacrut kemana yaa ko’ gak keliatan?”
Yang akan kalian jawab dengan, “Dia ada di hati kami, di lambung kami turun hingga ke usus dan keluar bersama kotoran” (weew)...

 Terima kasih untuk Ibu Klara dan Bu Tenny yang udah sabar dan gak pernah marah sama saya Terakhir kali kalian marah
Adalah sewaktu saya dengan sengaja jemur kaos kaki basah di meja Pak Lilo
Tapi itu udah lama banget, udah lama sekali, udah ribuan tahun lalu
Zaman di mana Fir’aun masih suka makan sambel sama pake high heels

Untuk Pak Ricad, saya juga ucapin banyak terima kasih atas perlindungan
Dan kesediaannya untuk berbagi ilmu dengan saya, itu sangat bermanfaat sekali Pak

Lalu untuk para sahabat Indorent terutama HRGA
Tetap kompak dan bekerja sama yaa
Banyak yang bilang kita berbeda, tapi...
Kita bernafas di kantor yang sama, dan mencari uang di tempat yang sama
Kita semua sama

Jika ada masalah ataupun kesulitan tetaplah sabar dan tersenyum
Memang lumayan susah siih, ane pernah alamin itu
Pertama kali mencoba ane masih bisa sabar walau dalam hati dongkol
Kedua kali mencoba ane cuma bisa diam
Ketiga kali mencoba, ane keguguran dan disertai pendarahan yang hebat dari jempol kaki kiri
Badan terasa panas, tubuh menggigil, ane meraba seluruh tubuh ane, lalu baru menyadari
Ternyata ane adalah seroang pria

Tapi sesulit apapun itu, percayalah satu hal
Jika semua kesulitan dan masalah pasti akan berlalu
Di sini ane belajar bertahan, terjatuh lalu bangkit lagi
Berharap dan yakin esok hari akan lebih baik dari saat ini
Berharap dan yakin jika Tuhan menyayangi hambanya yang putus asa dan butuh perlindungan
 
Tetap berusaha hingga tubuh kita lelah dan gemetar
Terimalah semua hinaan hingga tidak ada lagi yang bisa menghina kita
Bahkan jika perlu menangislah hingga kita merasa ini adalah terakhir kalinya kalian menangis
Lalu….
Sama dengan hal lain yang ada di Dunia, semua hal buruk pasti akan beranjak pergi
Akan ada sesuatu yang besar selepas banyak kesabaran yang kita lakukan
Dan luka itu pasti akan terganti dengan senyuman tipis di bibir
Semua kerja keras dan usaha pasti akan ada hasilnya
Karena kita semua pantas untuk sukses dan bahagia.

Terima kasih untuk kesediaan waktu dalam kebersamaannya yaa…
Dan…
Sampai Jumpa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar